Selasa, 22 November 2016

REVIEW JURNAL TIK

REVIEW JURNAL by wahyu on Scribd

REVIEW JURNAL

JUDUL
PERENCANAAN PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PEMBAYARAN UANG KULIAH DENGAN METODE SDLC WATERFALL

TUJUAN
Mengembangkan sistem informasi pembayaran uang kuliah yang sedang berjalan dengan metode waterfall dan membuat rancangan sistem yang digambarkan dengan Unified Modelling Language (UML). Sistem yang telah terintegrasi dengan bagian akademik dan bersifat online dapat membuat sistem menjadi lebih efisien dan efektif sehingga menghasilkan informasi yang akurat.

METODE
Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dimana data yang diperoleh berdasarkan observasi dan wawancara. Penelitian kualitatif disebut juga penelitian natural karena data pada penelitian ini bersifat alami atau natural. Peneliti sebagai alat penelitian yang artinya peneliti sebagai alat utama pengumpulan data yang dilakukan dengan teknik pengamatan dan wawancara [Rahmat, 2009].
Metode pengembangan yang dilakukan adalah dengan metode SDLC waterfall model. Tahapan–tahapan pada metode waterfall model adalah Analisis, Desain, Implementasi, Testing, Maintenance [Basil, 2012]

KESIMPULAN
Sistem yang telah terintegrasi dengan bagian akademik dan bersifat online dapat membuat sistem menjadi lebih efisien dan efektif sehingga menghasilkan informasi yang akurat. Sistem yang telah ter-komputerasi akan otomatis mempermudah proses pencetakan surat keterangan bagi mahasiswa yang membutuhkan. Sistem yang efisien akan menciptakan kenyama-nan sehingga dapat meningkatkan mutu pela-yanan.

SARAN
·         Pada penelitian dengan model waterfall ini hanya sampai tahap desain (peran-cangan).
·         Untuk tahap pengujian, dilakukan pengujian yang dititik beratkan pada pengkodean program untuk keamanan data mengingat aplikasi yang dibuat adalah aplikasi mengenai informasi keuangan.
·         untuk maintenance (pemelih-araan) lebih diutamakan pada per-ubahan data pada database agar tidak terlalu penuh.

DAFTAR PUSTAKA

Sabtu, 01 Oktober 2016

Contoh Teknologi Telematika

Pada era global saat ini, kebutuhan akan  aktualisasi informasi sangatlah cepat. Informasi pada saat ini bukan hanya dituntut untuk aktual saja, namun juga tepat dan mudah didapatkan. Persaingan para penyedia informasi saat ini berlomba-lomba untuk menyediakan informasi secara aktual, tepat dan terpercaya.
Telematika merupakan teknologi komunikasi jarak jauh, yang menyampaikan informasi satu arah, maupun timbal balik, dengan sistem digital. Pengertian telematika sendiri lebih mengacu kepada industri yang berhubungan dengan penggunakan komputer dalam sistem telekomunikasi. Contoh teknologi Telematika yaitu Speech synthesis  dan Tangible User Interface (TUI).
Speech synthesis  adalah transformasi dari teks ke arah suara (speech). Transformasi ini mengkonversi teks ke pemadu suara (speech synthesis) yang sebisa mungkin dibuat menyerupai suara nyata, disesuaikan dengan aturan – aturan pengucapan bahasa.TTS (text to speech) dimaksudkan untuk membaca teks elektronik dalam bentuk buku, dan juga untuk menyuarakan teks dengan menggunakan pemaduan suara. Sistem ini dapat digunakan sebagai sistem komunikasi, pada sistem informasi referral, dapat diterapkan untuk membantu orang-orang yang kehilangan kemampuan melihat dan membaca.
Contoh lainnya yaitu Tangible User Interface (TUI) adalah sebuah antarmuka pengguna di mana seseorang berinteraksi dengan informasi digital melalui lingkungan fisik. Sebuah TUI adalah salah satu teknologi dimana pengguna berinteraksi dengan sistem digital melalui manipulasi obyek fisik terkait dan langsung mewakili kualitas sistem tersebut.

REFERENSI




Senin, 06 Juni 2016

Global Warming!


Dampak global warming atau peningkatan suhu bumi sangatlah besar salah satunya menyebabkan es dikutub mencair, jika ini terus terjadi maka perlahan lahan bumi akan tenggelam.
bagaimana global warming bisa terjadi? karbondioksida merupakan gas yang terdapat dalam atmostfer bumi, akan tetapi seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kadar karbondioksida dipermukaan atmosfer bumi meningkat. Meningkatnya kadar karbondioksida disebabkan oleh asap kendaraan, asap pabrik, kebakaran atau pembakaran hutan. Keadaan ini diperparah lagi dengan berkurangnya jumlah pohon/hutan sehingga kadar karbondioksida tidak terkendali, padahal pohon/ hutan dapat mengimbangi jumlah karbondioksida diudara, karena untuk mendapatkan energi tumbuhan memerlukan karbondioksida lalu menghasilkan oksigen untuk manusia bernafas..
Tindakan yang lebih baik dalam mengatasi, mengurangi dan pencegahan pemanasan global adalah dengan mengubah perilaku, karena pemahaman tentang pemanasan global yang ditanamkan hari ini akan berdampak besar pada generasi mendatang. Banyak hal yang dapat dilakukan salah satunya yaitu mengurangi penggunaan mobil. Penggunaan mobil pribadi menjadi penyumbang CO2 terbesar, bila tidak ada pengaturan penggunaan mobil pribadi dengan baik, penggunaan transportasi umum yang mengangkut sekaligus banyak orang dapat mengurangi emisi karbon dioksida di udara. 
Kita dapat memulai sesuatu dari hal kecil untuk tujuan yang besar. Jadi mulailah dari diri sendiri dengan membiasakan tidak merusak lingkungan.

Senin, 25 April 2016

KASUS MUTILASI DI INDONESIA

KASUS MUTILASI DI INDONESIA


Salah satu isu sosial yang akhir-akhir ini banyak diperbicarakan masyarakat dan diberitakan media massa adalah kasus “mutilasi”. Mutilasi sendiri adalah keadaan yang secara sengaja memisahkan, memotong, membedah atau membuang satu atau beberapa bagian dari tubuh yang menyebabkan berkurang atau tidak berfungsinya organ tubuh. Gejala mutilasi ini menarik banyak khalayak sehingga banyak diangkat dan diberitakan oleh banyak media massa baik cetak maupun elektronik.
Korban mutilasi berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak, hingga wanita, dan lelaki dewasa. Potongan-potongan tubuh mereka ditemukan dalam selokan, mengambang di waduk, laut, sungai, di kebun yang terletak dekat rumah tinggal korban, di dalam rumah, di tempat-tempat umum, juga di tempat pembuangan akhir (TPA).
Dalam beberapa tahun ini kasus mutilasi bermunculan diIndonesia dan banyak diberitakan dimedia massa. Seperti pada kasus mutilasi yang dilakukan oleh seorang anggota kepolisian yang memutilasi anaknya sendiri, diketahui tersangka mendapat bisikan ghoib.
Dari kasus diatas kita dapat pelajaran bahwa kita sebagai makhluk ciptaan tuhan harus berpegang teguh pada hakikat kemanusiaan karena tak ada satu ajaran agama yang membenarkan pembunuhan.